Nambah Uang Saku Kuliah Dengan Jadi Freelancer

0
473
views
Ilustrasi (Kantorsehat)

Mahasiswa begitu punya banyak waktu luang meskipun cukup disibukkan dengan tugas dan aktifitas organisasi. Ditengah kesibukannya itu mahasiswa masih bisa menkuni hobinya, bahkan tidak jarang ada yang sambil berwirausaha dengan berjualan kecil-kecilan seperti kosmetik, baju, dsb.

Bagi mahasiswa yang mampu secara finansial biaya kuliah dan uang saku atau uang jajan bukan jadi masalah, bahkan uang hobi pun tinggal minta orang tua. Tapi untuk mahasiswa yang oran tuanya berpenghasilan menengah kebawah jangankan uang hobi, bayar uang kuliah tunggal (UKT) saja sudah ngos-ngosan, syukur-syukur kalo masih bisa dapat uang jajan.

Dengan banyaknya keinginan dan kebutuhan tidak jarang mahasiswa yang tidak kuat iman dan tidak kuat menahan ingin gaya hidup seperti teman-temannya yang mampu membuat mereka tergelincir kedunia trafficking – naudzubillah, bukan menghakimi – tapi faktanya sering kita dengar di berita ataupun info dari mulut ke mulut.

Bagi mahasiswa yang waktunya cukup flexibel ini sangat mungkin untuk mencari tambahan uang jajan dari bekerja paruh waktu atau part time. Untuk ukuran mahasiswa yang kuliah di kota besar mencari pekerjaan part time mungkin bukan hal yang sulit. Berbeda dengan mahasiswa yang berada di daerah, mencari pekerjaan part time sangatlah sulit.

Di era industri 4.0 seperti saat ini bukan hanya kebutuhan yang bisa meningkat, tapi peluang pun juga ikut bertambah. Mahasiswa atau siapapun bisa melakukan pekerjaan dan menghasilkan uang tanpa harus ke tempat kerja. Dengan cara menjadi freelancer. Saat ini cukup banyak situs atau web yang menghubungkan pekerja freelance dengan pencari jasa. Baik yang berbasis di Indonesia sendiri ataupun dari luar negeri.

Sebut saja salah satunya upwork.com, situs ini memungkinkan siapapun tidak terkecuali mahasiswa untuk mengambil sebuah tawaran kerja freelance. Pekerjaan yang ditawarkan pun beragam. Mulai dari web development, coding, graphic designer sampai content writer. Bayarannya pun cukup menggiurkan, dollar. Besarannya tergantung dari tingkat kesulitan pekerjaannya. Bisa dari $5 bahkan ratusan dollar.

Di platform ini mahasiswa yang punya banyak waktu bisa mendaftar sebagai pencari kerja atau freelancer dengan mengandalkan skillnya. Jangan minder dulu kalau misalnya kalian merasa skill kalian belum cukup. Kenapa? Karena tidak jarang pekerjaan yang ditawarkan pun tidak sulit-sulit banget. Bahkan di platform seperti ini pekerjaannya digolongkan berdasarkan tingkat kemahiran, mulai dari basic sampai ke expert.

Untuk menjadi pencari project diplatform serupa kita cukup buat akun, lengkapi profil dan keahlian, lalu tinggal cari penawaran project yang sesuai dengan kemampuan dan rating harga projectnya lalu ajukan proposal pada penawar jasa. Simple. Daripada waktu anda terbuang hanya dengan main-main ada baiknya dicoba, selain mencari uang saku tambahan juga bisa meningkatkan skill anda dengan sering menyelesaikan project yang ada. Dan satu lagi, menambah portofolio anda juga. (@dulunakal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here